Relationship

3 Kebiasaan Pasangan Jadi Pertanda Akan Segera Bercerai

Semua orang hanya menginginkan pernikahan sekali seumur hidup, namun tidak semua rumah tangga berjalan adem ayem. Tidak sedikit yang berada di ambang perpisahan, bahkan parahnya ada kebiasaan yang memperlihatkan pasangan akan segera bercerai. Perbedaan visi dan misi biasanya akan jadi kambing hitam dari perpisahan tersebut.

Kebanyakan masalah yang terjadi karena kesalahpahaman, namun memilih diam dan menimbunnya. Akibatnya, masalah akan semakin besar dan membuat api kemarahan yang tidak kunjung padam, sehingga perceraian jadi solusi terbaik. Padahal pernikahan sudah berjalan cukup lama dan ada anak di tengah mereka.

Semua agama memang memperbolehkan perceraian, jika memang tidak merasa bahagia dengan persatuan tersebut. Namun banyak yang menyayangkan, meskipun tidak sedikit yang mendapatkan kebahagiaan lebih setelah perpisahan, saat menemukan orang baru atau memilih tetap sendiri saja.

Apakah Anda sudah merasa ada tanda-tanda akan segera bercerai? Parahnya ini datang dari kebiasaan kecil, bahkan yang tidak disadari sebelumnya. Setelah melihat itu, Anda berdua sudah jauh terpisah dan tidak yakin bisa kembali lagi. Sebelum perpisahan terjadi, coba waspadai apa saja kebiasaan yang bisa membuat Anda dan pasangan bercerai nantinya.

3 Kebiasaan Jadi Tanda Akan Segera Bercerai

pasanga segera bercerai

Sumber : i-exc.ccm2.net

  1. Merendahkan Pasangan

    Dalam pernikahan ini, tidak ada yang lebih rendah satu sama lain. Semua saling menghormati dan menghargai, kepala keluarga lebih mengayomi semuanya, ratu di rumah ini membuat pengaturan terbaik dan anak menjadi sumber kebahagiaan mereka. Namun jika sudah mulai muncul hinaan, kata kasar hingga makian, maka rumah tangga tidak akan lagi harmonis.

    Awalnya bisa datang karena merendahkan pasangan, ini di picu dari hal kecil. Mulai dari kemampuan finansial, tidak bisa setara dengan orang lain hingga mengacu pada kemampuan fisik. Tidak ada pihak yang diuntungkan dengan sikap saling merendahkan tersebut, ingat lagi siapa yang Anda caci, itu orang yang Anda sayangi dan cintai bukan, kenapa mengingkarinya.

    Marah memang boleh, namun kendalikan emosi itu lebih baik. Saat Anda memarahi pasangan, coba lihat lagi perasaannya, bisa jadi sedang gelisah, tidak nyaman dan memikirkan banyak hal lainnya. Jangan hanya dengan satu kesalahan saja bisa menghakiminya, ingat lagi ada banyak momen bersama yang membahagiakan.

    Baca juga : 4 Masalah Pasangan LDR, Bukan Hanya Rindu Pemicunya

    Coba lihat foto pernikahan dan kebersamaan lainnya, ini akan jadi pengingat jika pernah tertawa, bahagia dan merasakan semua hal bersama. Apakah mau ini menguap begitu saja, percayalah amarah hanya sementara dan rasa cinta akan mengembalikan. Jangan sampai menyesal dengan mengatakan segara bercerai, karena bisa jadi pasangan tidak akan pernah kembali lagi.

  2. Mengeluhkan Kekurangan Pasangan

    No Body’s Perfect, Anda tentu punya kekurangan, kenapa harus mempermasalahankan kekurangan pasangan. Kenapa tidak menutupi kekurangan tersebut dengan kelebihan Anda, tujuan pernikahan itu saling melengkapi bukan. Anda juga punya kekurangan yang di cover oleh pasangan, kenapa tidak melakukan sebaliknya.

    Banyak pasangan segera bercerai karena melihat kekurangan pasangan, mereka lupa jika ada banyak kelebihan di dalamnya. Kekurangan hanya bagian kecil yang sering kali menjadi besar, seperti kata pepatah, semut di seberang nampak sedangkan gajah di pelupuk mata tak nampak. Jangan hanya melihat kurangnya, lihat lagi apa yang membuat Anda tertarik padanya dahulu.

    makian jadi pertanda segera bercerai

    Sumber : euroresidentes.com

    Coba untuk lebih peduli, tidak ada masalah yang bisa diselesaikan dengan baik. Apalagi Anda dan pasangan sudah saling mengenal satu sama lain, kekurangan bukan masalah besar jika diatasi bersama. Jangan mulai menyalahkan, apalagi jika rumah tangga sedang bermasalah, lebih baik mencari solusi bukan bertengkar setiap hari.

  3. Diam Dan Menumpuk Masalah

    Ada juga pasangan yang tidak mau ribut, sehingga memendam semuanya sendiri. Ini bukan pengendalian diri yang bagus, karena suatu saat akan jadi bom waktu. Dimana nantinya Anda akan meledakkan kemarahan tersebut, sehingga tercetus keputusan besar untuk segera bercerai, hal ini terjadi karena sudah tidak tahan lagi.

    Ada baiknya kalau punya masalah jangan hanya diam, bicarakan dari hati ke hati dengan baik. Buat pasangan mengerti jika Anda tidak nyaman, jangan diam saja dan pergi. Melarikan diri dari masalah bukan solusi terbaik, bahkan bisa jadi membuat pasangan semakin berburuk sangka dan mengatakan Anda pengecut.

    Masalah akan terus datang, ini ada untuk membuat Anda dan pasangan semakin kuat. Pohon semakin tinggi akan tertiup angin semakin kencang, namun akarnya yang kuat tidak akan membuat pohon tersebut tumbang begitu saja bukan. Maka dari itu, kuatkan akar dalam berumah tangga, ingat kembali alasan menikah dahulu.

Tidak akan ada masalah tanpa ujungnya, hanya Anda yang terkadang melarikan diri bahkan masa bodoh. Jangan memutuskan hal besar seperti segera bercerai, jika kebiasaan di atas sudah mulai datang. coba redakan dengan melakukan perubahan pada diri sendiri, pastikan tidak berbicara dengan nada tinggi dan hindari mencampurkan masalah rumah tangga dengan pekerjaan atau hal lainnya.

You Might Also Like...

1 Comment

Leave a Reply