Culinary

4 Cara Mudah Mendeteksi Ikan Berformalin

Ikan merupakan sumber protein dan mineral yang dibutuhkan tubuh, bahkan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Susi Pudjiastuti, menyerukan semua anak Indonesia jika ingin pintar harus banyak konsumsi ikan. Namun sayangnya ikan tidak bisa diawetkan, karena mengolah ikan yang tidak fresh akan mengurangi cita rasa, namun bagaimana dengan ikan berformalin.

Ini cara yang dilakukan nelayan untuk mempertahankan kesegaran ikan, pasalnya tidak mungkin melaut dalam satu hari, biasanya lebih dari 2 hari agar hasil penjualan bisa lebih banyak. Namun ini hal tidak benar, pasalnya ikan berformalin sangat berbahaya dan bisa menimbulkan penyakit. Tapi tenang dulu, ada cara mudah mendeteksinya.

Pasalnya ikan segar hasil tangkapan hari ini dengan ikan berformalin memiliki perbedaan jelas. Mulai dari kesegaran, tampilan fisik hingga bau yang dikeluarkan. Ini bisa jadi ciri khas saat memilih ikan, jangan sampai membawa pulang dan mengolah ikan yang bisa menimbulkan penyakit, tidak jadi pintar malah penyakitan nantinya.

4 Cara Cepat dan Tetap Mengenali Ikan Berformalin

kenali ikan berformalin

Sumber : goodtogostore.com

  1. Daging Tidak Lagi Kenyal

    Saat memilih ikan, jangan ragu untuk memegangnya secara langsung. Ikan segar dagingnya akan kenyal dan tidak kaku, memang saat diawetkan dalam es ikan akan sedikit kaku dan keras namun saat dikeluarkan dari lemari pendingin akan kembali seperti aslinya. Ada baiknya memegang ikan yang akan dibeli, ini untuk melihat apakah ditambahkan formalin atau tidak.

    Jika ikan yang disentuh kembali ke bentuk semula, maka sudah jelas itu ikan segar, jika tidak bisa ditambahkan bahan pengawet lainnya. Bahkan ikan yang sudah ditambahkan formalin, akan terasa kaku, keras dan mudah hancur saat terjatuh. Sebaliknya, ikan segar tidak akan mudah hancur jika jatuh dengan ketinggian satu meter.

  2. Ikan Mengeluarkan Bau Amis

    Memang ikan akan lebih amis dari daging ayam dan daging sapi, namun untuk ikan segar tidak akan mengeluarkan aroma atau bau menyengat berlebih. Hanya amis yang bisa ditelorir dan tidak akan membuat seseorang muntah, beberapa pedagang nakal juga menambahkan zat kimia sehingga ikan tidak berbau.

    Ada baiknya memilih ikan amis namun tidak terlalu, hindari membeli ikan yang sudah mengeluarkan bau tak sedap, bisa jadi ditambahkan formalin atau sudah mulai busuk. Ini hanya akan menyebabkan penyakit, pasalnya sudah disimpan terlalu lama. Ikan segar akan bertahan di darat tidak lebih dari 6 jam, apalagi jika sudah sampai di pedagang.

  3. Periksa Warna Insang

    Ini yang biasanya jadi patokan, apakah ikan berformalin atau tidak. Ibu-ibu akan membuka insang ikan yang berada di bagian kepala, jika masih berwarna oranye dan terlihat segar dengan adanya air, maka ini ikan fresh yang baru hasil tangkapan. Sebaliknya, jika insang sudah mengeluarkan warna gelap hingga menghitam, bisa jadi ikan lama dan sudah ditambahkan formalin.

    Hindari Ikan Berformalin

    Sumber : achayansfishonline.com

    Ini jadi indikator paling tepat, apakah ikan segar atau tidak, diberikan bahan pengawet atau tidak, bahkan berformalin atau tidak. Beberapa pedagang curang memang menjual ikan busuk dengan tampilan menarik, namun saat di masak akan mengeluarkan bau amis menyengat dan rasanya pahit, meskipun sudah ditambahkan banyak bumbu.

  4. Tidak Ada Lalat Hinggap

    Jangan geli atau jijik jika lalat hinggap pada ikan, ini tandanya masih segar karena hewan lain saja suka memakannya. Tenang saja, kotoran lalat bisa dibersihkan dan jika dimasak dengan benar tidak akan menimbulkan penyakit. Lalat jadi salah satu indikator alami, apakah ikan berformalin atau tidak, bahkan bisa memperlihatkan ikan segar atau tidak.

    Baca juga : 5 Jenis Makanan Berbahaya dan Mengancam Kesehatan

    Sebaliknya, jika membeli ikan pada pedagang dan tidak ada lalat sama sekali, bisa jadi pertanyaan, apakah tempat ini terlalu bersih atau memang menjual ikan busuk. Pasalnya binatang akan memberikan reaksi terbaik, jika tidak coba lihat apakah ada kucing yang menunggu ikan tersebut untuk diterkam.

Kebanyakan ikan segar mudah dikenali dari tampilannya, selain itu ikan berformalin juga enggan di makan hewan lain, seperti lalat atau kucing. Jika binatang saja tidak mau, maka sudah tidak layak di konsumsi. Hindari membeli ikan hanya karena terlihat besar, biasanya ikan akan direndam dalam es agar lebih berat namun sayangnya sudah tidak lagi segar.

Baca Juga:  Resep Diet Cerdas Turunkan Berat Badan Dalam Satu Bulan

You Might Also Like...

1 Comment

Leave a Reply