4 Cara Putus dari Pacar dengan Lebih Dewasa, Anti Sakit Hati
Relationship

4 Cara Putus dari Pacar dengan Lebih Dewasa, Anti Sakit Hati

Putus dari pacar menjadi sebuah keputusan besar yang terkadang bikin wanita galau. Berniat ingin memutuskan terlebih dahulu, tapi takut pacar menjadi sakit hati. Ada kalanya hati masih menimbang-nimbang karena ragu sebaiknya putus atau tidak.

Pada dasarnya, keputusan untuk putus dari pacar bukan hal yang sulit dilakukan kok. Kamu cukup membulatkan tekad dan menyampaikannya dengan cara tepat padanya. Coba lakukan langkah-langkah ini saat galau ingin putus atau tidak.

Teguhkan Hati sebelum Putus

Teguhkan Hati sebelum Putus

sumber: Pexels

Apa sih yang membuat wanita menjadi galau saat hendak putus dari pacar? Mengenang kebersamaan indah bersama pacar sangat mudah menggoyahkan keputusan wanita. Belum lagi jika wanita merasa serba tidak enak harus membuang kebersamaan yang lama dijalin.

Nah, itu sebabnya kamu harus menguatkan hati sebelum bicara padanya. Pastikan kamu sudah bertekad untuk putus tanpa mudah digoyangkan alasan apa pun. Keragu-raguan hanya membuatmu makin galau dan enggan lepas darinya.

Berikan Penjelasan yang Tepat

Berikan Penjelasan yang Tepat

sumber: Pexels

Ingat bahwa kamu harus punya alasan atau penjelasan yang tepat ketika akan putus dari pacar. Katakan saja dengan sejujurnya, tanpa perlu mencari-cari alasan agar tidak melukainya. Percayalah, mengatakan hal sesungguhnya adalah cara terbaik untuk mengakhiri sebuah hubungan.

Baca Juga:  Kenapa Pasangan Beda Karakter Justru Lebih Langgeng? Ini Alasannya!

Hargai bahwa pacarmu butuh alasan paling jujur darimu, bukan yang mengada-ada. Mungkin alasan jujur bisa melukainya, tapi akan jauh lebih menyakitinya jika kamu berbohong. Toh, pada akhirnya kalian memang akan sama-sama terluka bukan?

Saling Menghargai Keputusan

Saling Menghargai Keputusan

sumber: Pexels

Momen mengakhiri hubungan kadang tidak semudah yang kamu bayangkan. Bisa jadi pacarmu agak tidak mudah menerima dan mencoba menego keputusanmu. Di sinilah pentingnya kamu menguatkan hati akan keputusanmu tersebut.

Andai pacarmu ngotot ingin memperbaiki hubungan, cobalah beri pengertian untuk saling menghargai. Kalau kamu memintanya untuk putus dengan baik-baik, seharusnya dia pun bisa menghormati keputusanmu. Jangan mudah terpancing emosi karena dapat memperburuk keadaan.

Menjaga Hubungan Baik sebagai Teman

Menjaga Hubungan Baik sebagai Teman

sumber: Pexels

Putus dari pacar bukan berarti tiba-tiba memutus hubungan baik dengannya. Ingat, kalian pernah bertemu baik-baik, maka berpisah pun harus tetap baik. Bahkan, sebisa mungkin jaga hubungan pertemanan kalian meski memang harus jaga jarak satu sama lain.

Tidak ada alasan untuk saling melukai selepas putus. Berpacaran adalah keputusan bersama, maka berpisah pun harus dilakukan dengan dewasa. Buang jauh-jauh rasa benci pada mantan pacar agar hatimu lebih siap menerima cinta baru kelak.

Ternyata putus dari pacar tidak selalu bikin galau ya. Asalkan kamu sudah menyiapkan hati dengan benar, kamu akan lebih mudah mengakhiri hubungan dengan cara lebih dewasa.

You Might Also Like...

No Comments

    Leave a Reply