Body & Skin Care

4 Dampak Buruk Terlalu Sering Mandi Setiap Harinya

Mandi normalnya dilakukan pada pagi dan sore hari, namun karena cuaca dan suhu yang cukup tinggi, beberapa orang mandi lebih dari 2 kali setiap harinya. Apakah sehat terlalu sering mandi? Ternyata ini memberikan dampak buruk, bukan hanya untuk kulit namun kesehatan tubuh secara menyeluruh, hanya karena mandi.

Efek buruk tentu saja terlihat pada kulit, dimana mandi bukan lagi membersihkan namun merusak kulit, bagaimana bisa? Karena saat mandi banyak menggunakan produk perawatan, seperti sabun, shampoo dan bisa juga datang dari air yang kurang bersih. Selain itu, mandi juga menyebabkan kulit semakin rapuh karena pelindung luar berkurang.

Ternyata ada beberapa hal negatif yang muncul akibat terlalu sering mandi setiap harinya, ini yang tidak diketahui banyak orang. Pasalnya setelah mandi rasanya segar, efek samping memang baru akan muncul jangka panjang. Namun ada baiknya disadari sejak dini, sehingga tetap mandi dua kali sehari saja dan tidak lebih dari anjuran.

4 Dampak Buruk Terlalu Sering Mandi Setiap Harinya

bahaya terlalu sering mandi

Sumber : soranews24.com

  1. Air Untuk Mandi

    Ternyata masalah utama dampak buruk terlalu sering mandi adalah air yang digunakan, tidak semua mata air kini bersih dari limbah, kotoran dan senyawa kimia. Bahkan beberapa sumber air menggunakan zat kimia untuk menjernihkan, ini tentu sangat buruk untuk kulit. Lihat saja perbedaan kondisi air sekarang ini, ada banyak buih yang muncul setelah air masuk dalam bak mandi.

    Ini menandakan jika terdapat banyak kandungan mineral (alkalin) dalam air, bukan itu saja. Beberapa penelitian menyebutkan, jika kini air banyak mengandung magnesium dan kalsium. Dimana membuat sabun sulit berbusa dan terlalu banyak penggunaan produk perawatan tubuh, membuat kulit kehilangan nutrisinya.

    Ada juga efek lainnya, dimana terlalu sering mandi menyebabkan kulit terasa kering, gatal dan kusam. Rambut juga mendapatkan efek negatifnya, dimana mudah lepek dan terasa lebih kering. Maka dari itu, sebelum menggunakan air untuk mandi, lakukan pengujian kecil. Gunakan strip tes air yang dijual bebas, ini akan menunjukkan kandungan apa saja yang terdapat dalam air.

    Lakukan pengujian untuk melihat tingkat pH air, tingkat konsentrat kalsium, besi, klorin dan nitrat. Ini akan menimbulkan efek kurang bagus saat mandi. Selain itu, tekanan air yang cukup tinggi akan membuat kulit mengalami iritasi hingga meradang. Jika terkena mata juga terasa sangat pedih, ini terbukti jika air dalam kondisi tidak sehat.

  2. Frekuensi Mandi

    Bukan hanya soal air, terlalu sering mandi juga menyebabkan masalah kulit. Hal ini karena kulit akan mudah mengelupas, apalagi jika sering menggunakan produk perawatan scrub. Ini memang bagus untuk membuang sel kulit mati, namun gunakan maksimal 3 hari sekali. Sehingga kulit tetap terlindungi dengan baik.

    keburukan terlalu sering mandi

    Sumber : yogajournal.com

    Untuk mengatasi itu semua, coba gunakan pelembap kulit. Langsung gunakan 3 menit atau beberapa saat setelah mandi. Sehingga bisa mengunci kelempaban kulit yang hilang saat mandi. Bukan itu saja, pelembap kulit dapat mengembalikan kondisi kulit semula, bahkan lebih baik lagi. Namun cari pelembap kulit yang sesuai, karena beberapa pelembap tidak cocok untuk semua jenis kulit.

  3. Penggunaan Handuk

    Masyarakat zaman dahulu masih sangat menggunakan handuk bersama-sama, memang mencuci handuk itu berat. Karena biasanya cukup tebal dan mudah menyerap air, namun jika handuk digunakan semua orang bersamaan, maka berakibat penularan penyakit kulit secara langsung. Seperti panu, kadas dan kurap.

    Baca juga : 5 Kebiasaan Sehari-Hari Ternyata Bikin Awet Muda

    Sebaiknya menggunakan handuk secara terpisah, apalagi saat mengeringkan badan dan wajah. Jangan gunakan handuk yang sama, untuk handuk wajah pilih yang ukuran kecil dan sangat mudah menyerap air. Sedangkan handuk badan, pilih yang ukurannya besar sehingga bisa menjangkau semua bagian tubuh. Sebaiknya mencuci handuk maksimal seminggu sekali, untuk mengurangi penularan penyakit kulit.

  4. Mandi Dengan Air Hangat

    Mandi air hangat memang sangat menenangkan, apalagi jika harus mandi di malam hari. Ini akan membuat tubuh terasa segar dan bisa menjadi relaksasi, namun tidak bagus terlalu sering mandi dengan air hangat. Hal ini karena membuat tubuh menjadi manja, tidak kebal penyakit dan terasa lebih rentan tertular penyakit ringan, seperti flu.

    Banyak dokter menyarankan untuk mandi dengan air dingin atau suhu ruangan, apalagi jika memiliki rutinitas kerja yang cukup padat. Ini akan membuat sirkulasi darah menjadi lebih lancar, kesehatan jantung terjaga dan membuat mood semakin baik. Bahkan mandi air dingin bisa mengurangi gejala stres, akibat rutinitas kerja yang padat.

Sudah jelas bukan terlalu sering mandi memberikan dampak negatif, cukup mandi dua kali sehari saja. Ini sudah membersihkan semua kotoran, dimana mandi dapat mengikis lapisan kulit. Namun jangan lupa mandi hingga berhari-hari, ini akan menyebabkan bau badan tak sedap. Mandi juga bisa membuat tubuh menjadi lebih sehat dan tidak gampang sakit.

Baca Juga:  5 Rekomendasi Sheet Mask yang Punya Kandungan Vitamin C Terbaik

You Might Also Like...

1 Comment

Leave a Reply