Lifestyle

4 Keburukan Multitasking, Hentikan Mulai Sekarang!

Multitasking memang akan membuat Anda bisa bergerak lebih cepat dan bisa menyelesaikan semua pekerjaan dalam satu waktu, ini memang bagus untuk menghemat energi dan waktu. Namun ternyata kebiasaan ini tidak baik dilakukan jangka panjang, mengapa demikian? Pasalnya fokus Anda akan mudah terpecah.

Hal ini dikatakan psikologis, dimana kebiasaan melakukan suatu pekerjaan bersamaan tidak akan memberikan dampak bagus, ini akan membuat pikiran mudah terpecahkan dan akhirnya tidak menyelesaikan semua pekerjaan dengan baik. Saat masih muda, ini semua memang bagus. Namun menjelang usia 40 tahunan, sudah jelas akan terjadi penurunan kinerja.

Sebenarnya apa dampak negatif dari kebiasaan multitasking, hal yang hampir dilakukan semua anak muda. Karena mengingat tidak punya banyak waktu, namun dituntun dengan semua pekerjaan segudang. Ada banyak hal yang bisa Anda dapatkan, salah satunya tidak cepat tua. Lebih baik mencegah dampak negatif mulai sekarang bukan.

4 Dampak Negatif Jika Menerapkan Multitasting Jangka Panjang

kebiasaan multitasking

Sumber : abc.net.au

  1. Kurang Produktif

    Ini hal yang cukup janggal bukan, mengingat multitasking membuat Anda lebih produktif dalam bekerja. Bahkan bisa menyelesaikan pekerjaan hari ini sebelum jam kerja selesai, mencicil pekerjaan untuk keesokan harinya juga bukan hal sulit, namun ini akan sulit diterapkan pada seseorang yang berusia mulai di atas 40 tahun.

    Pasalnya akan terjadi menurunkan fungsi organ tubuh, dimana tidak lagi bisa energik dan efektif seperti saat muda. Saat Anda menerapkan kebiasaan tersebut, otak harus berpikir dan fokus dalam 23 menit 25 detik. Ini yang terjadi untuk membuat otak fokus kembali, saat masih muda semua bisa terjadi 10 kali lebih cepat, sehingga bisa menyelesaikan pekerjaan lebih cepat.

  2. Pelupa

    Setiap orang memang akan mengalami penurunan daya ingat di usia tua, namun jika Anda sudah mulai pelupa di usia 30 tahun, bisa jadi saat muda sering menerapkan kebiasaan multitasking. Dimana otak akan melakukan peran lebih banyak, sehingga akan menimbulkan sistem eror. Dimana ada kesalahan dalam perintah, sehingga memberikan dampak eror.

    Baca juga : 5 Hal Akan Menyadarkan Anda Jika Sudah Mulai Tua Sekarang Ini

    Daya ingat akan mengalami penurunan, dimana memori jangka pendek akan lebih cepat menghilang, akibatnya menjadi pelupa atau sering dikatakan pikun. Maka dari itu, sebaiknya menyelesaikan satu pekerjaan, namun memulai pekerjaan lainnya. Ini memberikan jeda untuk otak berpikir dan tidak melakukan semuanya bersamaan.

  3. Hasil Kerja Tidak Maksimal

    Keburukan lain jika terus melakukan kebiasaan multitasking, hasil kinerja Anda tidak akan maksimal. Hal ini sudah dibuktikan hampir semua penelitian, pasalnya jika Anda melakukan dua kegiatan sekaligus, tanpa bisa memusatkan pada salah satunya, bisa jadi tidak mendapatkan hasil yang diinginkan. Inilah berita buruknya.

    keburukan multitasking

    Sumber : psychologytoday.com

    Pasalnya saat harus melakukan dua kegiatan yang berbeda, otak tidak akan bisa fokus dan memberikan informasi yang tepat. Tidak heran Anda akan masuk dalam human eror di usia mulai 30 tahunan, jika tidak ingin hal tersebut terjadi. Mulai sekarang biasakan untuk menyelesaikan satu pekerjaan, baru hal lainnya.

  4. Mudah Lelah

    Perhatikan anak muda yang suka menerapkan multitasking, hampir semuanya mengeluh lelah dan stres setelah bekerja. Padahal ini jenis pekerjaan yang disukainya, bahkan bisa dibilang dream job, tapi kenapa tidak bisa menikmati pekerjaan tersebut. Hal ini karena selalu memaksimalkan kinerja untuk semua pekerjaan bersamaan.

    Anda akan merasa mata lebih cepat lelah dan terlihat kabur, detak jantung tidak beraturan dan merasakan nyeri di kepala. Hal yang sudah mulai tidak sehat dan akan menimbulkan gangguan kesehatan lainnya, ini waktunya untuk berhenti menyelesaikan semua pekerjaan sekaligus. Jangan sampai waktu muda Anda terenggut begitu saja hanya karena masalah pekerjaan.

Sudah jelas bukan, jika banyak penelitian menyebutkan multitasking bukan sebuah kebiasaan yang bagus. Banyak pekerja yang mengalami stres karena menerapkan hal tersebut, dimana ini akan membuat otak terpacu lebih cepat dan mengeluarkan hormon adrenalin lebih banyak. Akibatnya terjadi ketidakseimbangan dalam tubuh, Anda juga bisa mengalami gejala penyakit yang cukup serius dalam jangka panjang.

Baca Juga:  5 Tips Siasati Kebiasaan Terlambat, Di Mulai Dari Niat!

You Might Also Like...

1 Comment

Leave a Reply