Lifestyle

5 Alasan Anak Muda Tidak Perlu Menikah Terburu-buru

Menikah muda kini tengah menjadi trend, dengan dalih untuk mengurangi dosa dan tidak melakukan tindakan tercela. Padahal negara sudah membuat aturan, berapa usia ideal pria dan wanita menikah. Sehingga tidak perlu menikah terburu-buru, ini bukan hanya membutuhkan kesiapan secara materi namun mental.

Kantor urusan agama mengatakan, usia ideal pria menikah adalah 24 tahun, sedangkan wanita 21 tahun. Jika menikah di bawah usia tersebut, harus membuat surat persetujuan dari orang tua, selaku pihak wali. Bukan hanya dari segi persyaratan negara, agar pernikahan sah di mata hukum. Namun ada banyak pertimbangan, kenapa tidak disarankan menikah muda.

Menikah adalah fase yang cukup penting, bahkan bisa dibilang gerbang ke kehidupan selanjutnya yang lebih serius dan bertanggung jawab. Itulah sebabnya, jangan menikah terburu-buru, rencanakan semua hal dengan matang, apalagi untuk kehidupan selanjutnya. Agar pernikahan hanya akan berlangsung sekali dalam seumur hidup.

5 Alasan Kenapa Tidak Disarankan Menikah Terburu-buru

alasan menikah terburu-buru

Sumber : politeka.net

  1. Komitmen Seumur Hidup

    Tidak ada pernikahan yang ingin mengarah pada perpisahan, sehingga membutuhkan komitmen kuat dan saling menguatkan satu sama lain. Bahkan jika bisa, pernikahan ini merupakan komitmen seumur hidup dan hanya maut yang bisa memisahkan nantinya. Ini merupakan ikatan suci dan bukan main-main, menikah juga bukan masalah tuntutan atau sekadar ingin menyenangkan orang lain.

    Jangan menikah hanya karena sudah terlambat dari segi usia, ingin sama seperti orang lain atau kejar setoran untuk mendapatkan anak. Pastikan mendapatkan pendamping hidup yang tepat, orang yang akan bersama selamanya. Pernikahan bukan sementara, melainkan satu keputusan besar yang akan dikenang sepanjang masa.

  2. Timbul Masalah Baru

    Siapa bilang menikah akan menyelesaikan masalah, ini muncul pada orang yang sedang putus asa. Seperti mereka yang sedang menghadapi tugas akhir, berpikir jika menikah akan menyelesaikan semua masalah karena merasa akan bahagia bersama orang tersayang. Padahal pernikahan adalah babak baru dalam kehidupan, dimana masalah jadi bagian penting di dalamnya.

    Itulah sebabnya, menikah terburu-buru tidak dianjurkan, karena bisa menimbulkan masalah baru. Mulai dari tidak mengenal pasangan dengan baik, ternyata tidak cocok dengan mertua bahkan kehidupan after merried yang diinginkan tidak sesuai ekspektasi. Inilah yang memicu terjadinya perceraian dini, bahkan rentang usia pernikahan kurang dari satu tahun.

  3. Menyatukan Dua Keluarga Besar

    Menikah itu bukan hanya dua anak manusia yang bersatu, melainkan keluarga besar keduanya akan melebur menjadi satu. Sangat penting mendapatkan restu dari keluarga besar keduanya, ini akan jadi sadar yang bagus memulai kehidupan rumah tangga yang adem ayem dan bahagia nantinya. Jika ada yang menentang, lebih baik yakinkan terlebih dahulu sebelum memicu permusuhan.

    keburukan menikah terburu-buru

    Sumber : m.guu.vn

    Lakukan pendekatan terlebih dahulu, masa pacaran jadi waktu terbaik untuk mengenal satu sama lain. Ingat, tidak ada orang yang sempurna dan semua orang punya kekurangan masing-masing. Suami bukan superman yang sempurna, sehingga saat menemukan kekurangan ada baiknya menutupi dengan kelebihan yang dimiliki masing-masing.

  4. Menikah Bukan Cuma Makan Cinta

    Ini istilah yang banyak dikatakan orang tua, menikah terburu-buru apakah nanti akan makan cinta saja. Ini akan cukup dalam satu dua bulan ke depan, namun secara realistis kedua pasangan harus bisa menghidupi satu sama lain. Minimal, saat memutuskan menikah, sudah bisa memenuhi kebutuhan masing-masing, sebelum menanggung kehidupan orang lain.

    Baca juga : 4 Karakter Wanita Memiliki Cara Komunikasi Baik Dengan Pasangan

    Memang pintu rezeki akan terbuka setelah menikah, namun tanpa perencanaan yang jelas, Tuhan juga melihat mana yang bersungguh sungguh atau sekadar menikah terburu-buru saja. Ingat, jadi raja dan ratu hanya sehari saja, sedangkan menjalankan peran suami istri akan berlangsung seumur hidup, pikirkan dengan matang sebelum mengambil keputusan besar ini.

  5. Jodoh Akan Datang Pada Waktu

    Mereka yang masing single sering kali mengeluhkan ‘kapan jodoh akan datang’, percayalah setiap orang ditakdirkan untuk berpasangan. Hanya soal waktu saja yang akan mempertemukan satu sama lain, bisa jadi jodoh Anda ada di depan mata. Saat bertemu dengan satu orang yang merasa cocok, belum tentu ini jodoh, sehingga langsung membuat keputusan penting menikah terburu-buru.

    Hasilnya, coba lihat kehidupan mata selebriti, sedikit sekali yang bisa mempertahankan hubungan pernikahan hingga 10 tahun. Bahkan dalam satu tahun sudah ada gugatan perceraian, jika sudah merasa yakin dengan pasangan. Coba lihat lagi dari semua sisi, siap mendampingi laki-laki tersebut dalam suka dan duka, bahkan berbagi penderitaan bersama saat ingin mencapai bahagia?.

Tenang saja, anak milenial bahkan tidak berpandangan menikah terburu-buru, karena masih banyak keinginan dan pencapaian penting yang ingin diraih. Sehingga menikah bukan masuk dalam rencana jangka pendek, jika akan menikah sudah pasti dengan dia yang benar-benar mengenal satu sama lain sehingga nantinya hanya maut saja yang memisahkan.

Baca Juga:  Latte Factor Dapat Sebabnya Bangkrut, Mulai Atasi Dari Sekarang!

You Might Also Like...

1 Comment

Leave a Reply