Lifestyle

5 Alasan Klise Wanita Rentan Galau di Usia 20-an

Kegalauan memang identik dengan wanita, tapi sebenarnya laki-laki juga bisa galau. Memang wanita rentan galau, apalagi di usia 20an. Dimana belum bisa menemukan jati diri sebenarnya, belum tahu arah tujuan hidup dan belum menentukan satu yang pasti. Bahkan mudah terbawa arus yang sering terjadi sekarang ini.

Kenapa wanita rentan galau? Apalagi saat di usia 20an, pasti ada hal yang belum tercapai. Bisa jadi soal asmara, belum menemukan pasangan yang tepat, belum mendapatkan kepastian dalam hubungan atau terdesak dengan keinginan orang tua untuk segera menikah. Ini semua bisa membuat wanita jadi galau, padahal sebelumnya biasa saja.

Ternyata perempuan yang mudah galau ini gampang sedih dan sulit menangkap energi positif, ini terjadi pada mereka yang belum jelas akan kemana tujuan hidupnya. Jika kamu wanita mandiri, pasti sudah tahu apa yang harus dilakukan untuk jadi lebih baik dan tidak terpuruk dalam fase galau. Bersedih memang boleh, menangis apalagi, namun ingat jangan sampai berlarut-larut.

Tidak ada kebaikan saat kamu bersedih, bahkan wanita rentan galau hanya dengan melihat hal kecil saja, misalkan saat dalam fase menstruasi. Bisa jadi melihat teman saja marah, tidak suka dengan kondisi pekerjaan bikin jengkel dan banyak hal lain yang sebenarnya tidak masalah. Ada banyak kenali kondisi kenapa wanita rentan galau di usia 20an.

Baca Juga:  7 Pencapain Hidup Utama Sebelum Masuk Umur 35 Tahun

5 Kondisi Wanita Rentan Galau di Usia 20an

kondisi wanita rentan galau

Sumber : Aleteia.org

  1. Tuntutan Lingkungan

    Tekanan biasanya bukan datang dari diri sendiri, melainkan orang sekitar. Saat kamu belum bisa mendapatkan posisi yang sama seperti lainnya atau normalnya, maka lingkungan akan menjadi tekanan tersendiri. Misalkan, sampai sekarang masih single dan belum memikirkan tentang pernikahan. Ini hal yang normal, dimana banyak anak milenial lebih mementingkan karir dari pada urusan asmara.

    Namun tuntutan lingkungan seperti ini, sering kali datang dari orang terdekat, seperti keluarga. Pertanyakan ‘kapan nikah?’ setiap kali acara keluarga besar, sering kali jadi tusukan tersendiri. Bahkan menutup semua prestasi yang berhasil diraih sebelumnya, hal ini tidak di pungkiri membuat banyak perempuan down dan akhirnya galau.

  2. Life Crisis

    Hal ini terjadi bukan karena kekurangan dalam hal materi, melainkan krisis yang membuat wanita rentan galau di usia 20an. Biasanya seperempat abad, sekitar 25 tahun sudah menikah dan punya anak. Tapi, perkembangan zaman mengubah semua pandangan tersebut, menikah bukan kebutuhan melainkan keyakinan dan komitmen seumur hidup.

    Kebanyakan anak muda lebih suka mengejar karir, meraih mimpi dan berusaha hidup out of box. Lihat hasilnya, tidak sedikit anak muda berhasil dengan pemikiran baru yang tidak pernah ada sebelumnya. Hal ini tentu bisa jadi cambuk semangat, dimana letak kesuksesan bukan dari orang lain melainkan diri sendiri.

  3. Tidak Siap Dengan Perubahan Besar

    Bisa jadi perempuan zaman dahulu, menganggap pernikahan kehidupan yang hampir sama, hanya saja tinggal dengan pasangan yang dicintai. Anak milenial menganggap ini hal berbeda, berani menikah berarti berani hidup mandiri, menjaga pasangan dan tanggung jawab pada diri sendiri juga keluarga lainnya.

    wanita rentan galau di usia 20an

    Sumber : klankosova.tv

    Tidak semua wanita karir berani dengan perubahan besar tersebut, pasalnya perempuan harus tetap pada kodratnya. Sekalipun bekerja, tetap harus mengurus rumah, urusan dapur hingga suami. Inilah yang membuat wanita rentan galau di usia 20an, pasalnya belum siap dengan perubahan besar dan sering kali takut dengan ketakutan sendiri.

  4. Suka Menyalahkan Diri Sendiri

    Tidak semua hal bisa berjalan sesuai keinginan, seringkali rencana tidak semuanya berjalan mulus. Maka dari itu, kamu harus siap dengan semua kemungkinan. Jika mimpi harus tertunda atau mengalami penolakan, jangan menyalahkan diri sendiri. Introspeksi diri lebih baik, cari dimana letak kesalahan dan mulai memperbaikinya.

    Baca juga : 4 Manfaat Penting Bagi Tubuh Minum Air Putih Cukup Setiap Harinya

    Hampir 90 persen wanita rentan galau di usia 20an, akibat terlalu sering menyalahkan diri sendiri, padahal ini bukan kesalahan kamu sepenuhnya. Ada baiknya punya mental juara, saat harus kalah maka siap memperbaiki diri, sedangkan jika menang siap untuk mempertahankan apa yang berhasil didapatkan sekarang ini.

  5. Berhenti Membandingkan Diri Sendiri

    Semua orang punya kemampuan dan kelebihan masing-masing, hal inilah yang membuat setiap orang unggul sendiri. Jangan pernah membandingkan diri sendiri dengan pencapaian orang lain, kebanyakan anak muda selalu minder dengan apa yang didapatkan orang lain. Media sosial jadi ajang pamer paling mudah, cepat dan bisa memberikan dampak paling besar.

    Jangan pernah melihat rumput tetangga, pasti lebih hijau dan selalu terlihat bagus. Coba ikuti permainan bola, apapun yang dilakukan pemainnya, penonton akan bersorak bahkan mengadili. Padahal penonton belum tentu tahu cara bermain bola dengan baik dan benar, maka dari itu jangan suka membandingkan diri sendiri, cukup jalani hidup dengan baik, maka tidak akan mengalami fase wanita rentan galau di usia 20an.

Segera berhenti dan bangun dari fase wanita rentan galau di usia 20an, kebanyakan faktor memang datang dari eskternal. Syukuri apa yang dimiliki dan jangan melihat apa yang dimiliki orang lain, lihat yang bagus dan jadikan panutan. Jangan terlalu sering mendengar apa kata orang, karena semua orang belum tentu sayang dan peduli sama kamu.

You Might Also Like...

1 Comment

Leave a Reply