5 Cara Calon Pengantin Mengatasi Panik Jelang Pernikahan

Panik jelang pernikahan, ini hal yang normal terjadi pada banyak calon pasangan pengantin baru. Pasalnya ini akan jadi momen bersejarah yang Anda harapkan terjadi untuk yang pertama dan terakhir kalinya, sudah jelas semua ingin terlihat sempurna dan mengundang decak kagum dari tamu undangan.

Anda dan pasangan yang akan jadi penentu akhir, apakah bisa atau tidak menggunakan berbagai pilihan tersebut. Sehingga jangan heran persiapan jelang pernikahan akan sangat menguras emosi dan tenaga, bahkan banyak pasangan yang memikirkan kembali apakah jadi menikah atau tidak. Hal yang cukup riskan memang, namun inilah ujian sebenarnya.

Akan ada banyak drama jelang pernikahan yang terjadi, apalagi dengan campur tangan pihak kedua keluarga besar. Maka dari itu, adanya adat jawa ‘pingitan’, minimal satu minggu sebelum pernikahan di gelar. Hal ini ternyata terbukti efektif untuk menghentikan perasaan panik jelang pernikahan, bahkan menghindari terjadi hal yang tidak diinginkan.

before married
Sumber : challies.com

Selain itu, Anda dan pasangan harus punya komitmen sama untuk menikah, sehingga nantinya bisa bersikap tenang, dewasa dan berpikir dengan kepala dingin. Jangan sampai menyembunyikan masalah yang nantinya akan jadi bom waktu, jika nantinya meledak pasti akan terjadi hal yang tidak diinginkan. Sebelum itu terjadi, ada beberapa hal yang mencegah pasangan calon pengantin mengalami drama jelang pernikahan.

5 Hal Pencegah Drama dan Panik Jelang Pernikahan

  1. Komunikasi Lancar

    Banyak masalah terjadi hanya karena Anda dan pasang buruk dalam hal komunikasi, ini adalah bagian dari kepercayaan. Dimana sebaiknya mendengar dulu penjelasan dari pasangan, jangan hanya termakan berita atau kabar dari orang lain. Nantinya inilah yang akan membuat hubungan rumah tangga menjadi lebih lancar, jangan mudah percaya dengan berita baru.

    Sekalipun nantinya dalam masa ‘pingitan’ komunikasi bisa tetap terjalin dengan baik, tidak perlu bertatap muka langsung. Teknologi sudah menjadi media untuk berkomunikasi dengan baik, ini akan memastikan Anda dan pasangan masih memiliki keinginan yang sama besar untuk menikah.

  2. Urusan Pernikahan Serahkan Pada Yang Berpengalaman

    Ini akan jadi pernikahan sekali dan seumur hidup, Anda dan pasangan sudah pasti ingin yang terbaik, namun tidak tahu harus bagaimana. Maka dari itu, tepat sekali untuk menggunakan pihak ketiga yang akan mengurus pernikahan. Bisa memberikan tanggung jawab ini pada saudara atau keluarga besar, namun jika tetap ingin netral gunakan saja jasa wedding organizer.

    Baca juga : Mau Jadi Menantu Idaman, Ini 5 Cara Membuat Mertua Terkesan

    Dimana organisasi ini sudah berpengalaman dan bisa mengatasi masalah drama jelang pernikahan, Anda dan pasangan bisa tetap santai dan menentukan pernikahan sesuai keinginan. Tidak perlu menghadapi calon mertua dan orang tua yang ngotot dengan satu hal buruk, hal tersebut terbukti ampuh mengatasi panik jelang pernikahan.

  3. Tetap Beraktivitas Seperti Biasa

    Anda tidak bisa mengambil cuti dua bulan sebelum pernikahan bukan, biasanya di kantor pemerintah dan swasta sudah memberikan waktu berapa lama untuk menggelar acara pernikahan. Cuti yang diberikan tidak lebih dari 3 minggu, bahkan jika menggunakan semua jatah cuti tahunan. Maka dari itu, sebaiknya tetap masuk kerja dan beraktivitas normal saja.

    Cara ini terbukti mengurangi rasa gelisah dan panik jelang pernikahan, ambil cuti saja beberapa hari jelang pernikahan untuk istirahat yang cukup dan mempersiapkan mental. Sebenarnya dalam pernikahan, harus kedua pihak yang siap untuk melangkah ke gerbang pernikahan bukan hanya soal pesta jadi raja dan ratu sehari saja.

  4. Buat Jadwal Jelang Pernikahan

    Bagi Anda yang setuju menikah dengan adat, maka akan ada beberapa prosesi sebelum pernikahan. Ini akan menyenangkan, pasalnya ada banyak doa yang diberikan sesepuh, kegiatan juga menarik dan lebih mengena, bahkan bisa menjadi cerita menarik untuk anak dan cucu nantinya.

    Mulai sekarang, susun jadwal apa saja yang akan Anda lakukan. Mulai dari acara yang harus dilakukan dengan keluarga, perpisahan melepas masa lajang dengan teman dekat hingga membuat acara menarik dengan saudara terdekat. Buatlah kegiatan yang menyenangkan, sehingga tidak akan mengalami serangan panik jelang pernikahan.

  5. Menjaga Kesehatan

    Tidak sedikit calon pengantin yang tumbang di hari pentingnya, ini karena tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup dan harus menghadapi banyak tekanan dari persiapan jelang pernikahan. Sangat penting sekali menjaga kondisi kesehatan, jika perlu konsumsi vitamin dan memeriksakan diri dengan pasangan.

    Hal ini karena bukan hanya soal menjadi suami istri, melainkan nantinya Anda dan pasangan harus bisa hidup mandi. Terlebih sudah punya hunian sendiri, tentu tidak mudah hidup sendiri setelah puluhan tahun dengan orang tua. Jangan sampai tumbang sebelum menikmati indahnya awal pernikahan, Anda tentu sudah menyiapkan destinasi untuk honeymoon bukan.

Percayalah tidak ada calon pengantin yang tidak tegang mendekati tanggal pernikahan, hal ini akan membuat Anda terkena serangan panik jelang pernikahan. Jangan sampai ini terjadi dan sebaiknya tidak berpikir hal buruk, selalu jalin komunikasi dengan baik dan pikiran semua hal bagus nantinya, karena bisa jadi rasa optimis yang akan menguatkan Anda.

Chairunisa Amalia Hapsari

Dreamer, Chocolate Lover, Travel Buff, Family Women, Movie Freak, and can't stand a day without Music.

One thought on “5 Cara Calon Pengantin Mengatasi Panik Jelang Pernikahan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *