Inspiration

5 Kesulitan Terberat Untuk Wanita Merintis Karir Di Usia 20 Tahunan

Merintis karir di usia muda memang tidak mudah, apalagi jika memulai dari nol. Perlu kerja keras dan tekad yang kuat. Apakah wanita bisa melakukan itu semua? Tentu saja bisa, bahkan Anda harus memulai meniti karir di usia muda. Berkarir dari usia 20an? Why Not! Banyak pembelajaran hebat yang akan Anda dapatkan nantinya.

Di usia 20 tahun, Anda baru saja menyelesaikan pendidikan di jenjang perkuliahan, jika memang tepat waktu dan normal, maka sudah mendapatkan gelar sarjana. Apa yang bisa dilakukan fresh graduate? Sudah jelas, tidak lagi mengandalkan pekerjaan dari orang lain. Melainkan mengembangkan usaha yang sesuai kemampuan dan passion.

Kenapa bisa begitu? Anda akan merintis karir di usia muda, perlu kemampuan dan keinginan kuat. Jika sesuai passion, maka tidak akan mungkin bosan dan terus melakukan pekerjaan ini setiap harinya, bahkan menganggap ini sebuah kebiasaan. Maka dari itu, ada baiknya untuk segera memulai karir di usia muda.

5 Tantangan Merintis Karir Di Usia 20 Tahunan Untuk Para Wanita

wanita merintis karir

Sumber : winnetnews.com

  1. Tagihan Menumpuk Di Saat Pendapatan Belum Mencukupi

    Memulai usaha pasti membutuhkan modal, entah itu dalam bentuk uang, tenaga dan pikiran. Saat memulai sudah pasti, Anda tidak akan langsung mendapatkan keuntungan besar, bertahap dan selalu mengalami peningkatan. Namun tantangan datang dari pengeluaran yang lebih besar dari pendapatan, kenapa bisa demikian?.

    Anda sudah tidak lagi mendapatkan penghasilan dari orang tua, dimana merasa sudah cukup dan bisa mencukupi kebutuhan sendiri. Ternyata ini tidak mudah, hal yang harus mulai diterapkan adalah mengatur keuangan terlebih dahulu. Pastikan mengurangi pengeluaran yang tidak perlu, sehingga masih punya sisa uang dalam tabungan.

  2. Dunia Kerja Itu Keras

    Anda memulai hari dengan belajar dan bekerja itu berbeda, jika sekolah maka pagi bangun, berangkat sekolah, mengikuti pelajaran dan pulang. Lelah itu pasti, namun lain halnya saat bekerja. Anda dituntut mendapatkan satu target tertentu dan tidak boleh gagal, apalagi dengan atmosfer tempat kerja yang baru dan tidak boleh menjadikan adaptasi lingkungan sebagai masalah.

    Baca juga : 5 Resolusi Keuangan Untuk Mendapatkan Masa Pensiun Bahagia

    Maka dari itu, gunakan waktu orientasi tempat kerja dengan baik. Kenali lingkungan kerja dan bagaimana cara kerja, ini akan membuat diri Anda bisa mengatur ritme. Ini patokan kuat, dimana menjadi kunci sukses merintis karir di usia muda untuk para waktu. Jika tidak bisa beradaptasi dengan baik, maka bersiapkan digantikan oleh orang lain.

  3. Di Remehkan Karena Minim Pengalaman

    Anda boleh saja datang dengan membuat IPK cumlaude, bahkan membuat atasan tidak bisa menolak. Apalagi lulusan luar negeri, namun minim pengalaman kerja. Teman satu kantor akan menamakan Anda anak bawang, dimana akan dipandang sebelah mata dan tidak akan mendapatkan porsi kerja sebagaimana mana mestinya.

    meristis karir di usia muda

    Sumber : jejamo.com

    Apalagi jika berhasil lulus di usia cukup muda, keberuntungan di dunia pendidikan belum tentu Anda dapatkan di dunia kerja. Maka dari itu, harus bisa siap mental untuk merintis karir di usia muda. Jangan mudah menangis untuk para wanita, lebih baik tegar dan selalu perbaiki setiap kinerja. Ini akan jadi pembuktian, tanpa banyak kata namun lebih banyak berkarya.

  4. Tidak Berani Mengemukanan Pendapat

    Masih saja tidak berani mengatakan apa yang Anda pikirkan, ada baiknya mulai sekarang berani bersuara. Bukan sekadar omong kosong doang, melainkan bisa berbicara sesuai porsinya. Jangan hanya diam dan menunduk, ini akan membuat Anda semakin lemah. Apalagi saat berada di tengah forum atau rapat.

    Tidak ada yang mananya senior dan junior, asalkan mengemukakan pendapatan dengan benar, tata cara yang benar dan tidak menggunakan nada bicara yang tidak menyenangkan. Maka tidak akan dikatakan ‘anak kemarin sore’, bahkan atasan Anda akan bertanya, bagaimana pendapatan Anda, sudah jelas jika keberadaan Anda di anggap penting nantinya.

  5. Jangan mudah Stres

    Banyak sekali anak fresh graduate selalu mengalami stres di tempat kerja, apalagi untuk 3 bulan pertama. Awalnya memang karena adaptasi, namun Anda harus bisa mengelola stres dengan baik. Pasalnya tekanan akan selalu datang, ini tidak hanya sekali dalam sehari, namun setiap saat yang harus diatasi dengan baik.

    Bukan itu saja, jangan membawa masalah lain ke kantor dan sebaliknya, ini akan membuat hidup Anda lebih seimbang dan tidak berat sebelah. Pastikan jangan membawa pekerjaan ke rumah, selesaikan semua di kantor. Jika memang belum selesai, tinggal saja dan kerjaan keesokan harinya. Ini akan membuat Anda tetap punya kehidupan sendiri, di luar pekerjaan.

Jangan takut memulai merintis karir di usia muda, apalagi di awal 20 tahunan. Semua anak mengalami hal serupa, hanya harus pintar dalam membawa diri. Inilah yang akan membedakan Anda dan orang lain, dimana kesuksesan di tentukan diri sendiri, bukan orang lain. Merasa tertekan boleh, namun pastikan tidak mengalami stres berkepanjangan.

Baca Juga:  5 Channel YouTube Inspiratif Korea yang Bikin Wanita Makin Produktif

You Might Also Like...

1 Comment

Leave a Reply