Inspiration

Datang Ke Psikolog Bukan Aib, Berhenti Percaya 5 Mitos Ini

Banyak orang beranggapan jika datang ke psikolog berarti mereka gila, ini sebuah pandangan yang salah. Pasalnya semua orang punya masalah mental, namun dalam taraf berbeda. Jangan berpandangan jika mereka yang datang ke terapis maka mengalami masalah mental. Padahal mereka yang memilih mendapatkan konseling dari psikolog, sadar dengan kondisi mentalnya.

Mengobati penyakit yang bisa terlihat, memang lebih mudah dari pada mengatasi masalah mental yang terkadang bisa kambuh dalam sekejab. Jangan remehkan kecemasan dan stres yang terjadi berulang kali, bahkan di kota besar bisa terjadi setiap harinya. Bukan hanya berpotensi sakit, namun juga mengakibatkan masalah kejiwaan.

Kenapa tidak mencoba berpikiran terbuka, datang ke psikolog tidak harus dalam keadaan gila atau sudah terkapar tak berdaya. Ini akan membuat kesembuhan semakin lama, bukan itu saja Anda bisa jadi tidak akan tertolong. Saat masih dalam bentuk gejala, lebih baik sadar diri dan mengatakan kondisi sebenarnya. Ada baiknya berhenti percaya mitos tentang psikolog yang sudah berkembang.

5 Percaya Mitos Tentang Datang ke Psikolog

datang ke psikolog

Sumber : journal.sociolla.com

  1. Terapi Tidak Memberikan Kesembuhan

    Kenapa datang ke psikolog tidak bisa sekali sesi dan selesai, jika pergi ke dokter umum, hanya sekali datang, mendapatkan obat maka penyakit bisa sembuh atau minimal mengurangi rasa sakit. Padahal sesi konseling sudah ada dalam satu paket, sehingga harus disembuhkan secara bertahap. Bahkan tanpa harus kembali lagi nantinya.

    Kenapa menyembuhkan mental tidak seperti minum obat? Hal ini karena terapis mental menerapkan cara kerja berbeda dari pada pengobatan medis, pendekatannya dari hati bukan lagi menggunakan obat atau benda lainnya, sehingga tidak akan ada ketergantungan. Bahkan kesembuhan ini datang dari keinginan penderita itu sendiri.

  2. Penyakit Mental Bisa Sembuh Sendiri

    Banyak orang meremehkan profesi psikolog, padahal sangat sulit untuk dinyatakan lulus dan mendapatkan gelar S. Psi. Selain harus menyelesaikan pendidikan, Anda juga harus bisa mengatasi diri sendiri dan membawa energi positif untuk orang lain. Apakah penderita gangguan jiwa bisa sembuh dengan sendirinya? Kemungkinan itu selalu ada.

    Baca juga :5 Cara Mudah Untuk Jadi Morning Person

    Namun dengan datang ke psikolog akan mendapatkan arahan tepat, penyakit ini tidak akan berlarut dan masuk dalam tahap berat. Bahkan bisa menyelesaikan masalah dalam satu kali sesi konseling saja, semua bergantung pada diri sendiri. Apakah keinginan sembuh tinggi atau tidak, karena banyak penderita mengatakan ingin sembuh namun tidak bisa menghadapi ketakutannya sendiri.

  3. Terapi Untuk Pasien Kritis

    Ini mitos yang sangat salah, malahan datang ke psikolog dalam kondisi sadar akan mempercepat kesembuhan. Itulah sebabnya, banyak pasien rumah sakit jiwa yang tertahan dalam jangka waktu lama. Hal ini karena, pasien datang dalam kondisi kritis dan tidak bisa langsung mendapatkan arahan. Mereka sudah ada di alam berbeda dan sulit mendapatkan pengarahan untuk kembali.

    terapi datang ke psikolog

    Sumber : therapiamind.com

    Ada baiknya jika mulai mengalami gejala ringan, seperti kecemasan, ketakutan dengan satu hal atau mulai paranoid tanpa kejelasan. Ceritakan kondisi tersebut, dalam posisi sadar tubuh akan memberikan respons dengan baik. Sehingga tidak membutuhkan obat-obatan penenang dan konsultasi dilakukan secara sadar. Pasien juga bisa menolak menceritakan masalahnya sehingga akan tetap merasa nyaman.

  4. Datang Sesi Konseling Hanya Membuang Waktu

    Jangan mengira mereka yang datang ke psikolog hanya buang waktu, tenaga dan uang. Bahkan mereka yang dahulunya menjadi pasien akan kecanduan, karena merasa nyaman, aman dan bisa berdamai dengan masa lalu. Ini akan memberikan kekuatan tersendiri, jika dilihat oleh orang lain memang tidak memberikan hasil tertentu, karena hasil terapi dengan psikolog hanya akan dirasakan sendiri.

    Tidak perlu cemas dengan pandangan orang lain, ini hanya untuk mereka yang tidak mengerti dan berpandangan sempit. Jika memang merasa sakit, maka harus diobati. Sakit dalam bentuk badan maka datang ke dokter, sakit mental tidak ada salahnya menyapa psikolog. Ini akan membuat Anda mendapatkan kesembuhan dan hidup lebih nyaman dan damai.

  5. Kecanduan Terapi

    Apakah melihat pasien yang datang ke psikolog kembali lagi? Pernah bertanya mereka datang sebagai pasien atau teman? Kebanyakan akan kembali lagi dan melakukan diskusi, pasalnya ahli kejiwaan bisa berbicara dengan tenang, nyaman dan membuat damai. Bahkan santai dalam bertukar pikiran, karena memiliki pemikiran terbuka.

    Salah besar jika percaya mitos sekali datang terapi maka akan kecanduan, bukan hanya kecanduan namun selalu ingin mengulang kembali. Ahli terapis jika tidak masalah, mereka yang sudah sembuh dari masalah kejiwaan memang sulit menemukan teman. Sehingga paling bagus dikembalikan pada keluarga dan mendapatkan kehangatan sebenarnya.

Jadi bukan hanya orang gila yang butuh sesi konseling, datang ke psikolog akan membuat semua orang merasa tenang dan nyaman. Semua orang punya masalah, namun bagaimana cara mengatasinya, itulah yang terpenting. Tidak perlu datang ke ahli kejiwaan, namun datang pada mereka yang membuat nyaman dan bisa menceritakan masalah dapat mengangkat sebagian kepenatan, sehingga berpeluang mendapatkan solusi tepat.

Baca Juga:  Mulai Rubah 4 Pola Pikir Ini Untuk Jadi Kaya Raya

You Might Also Like...

1 Comment

Leave a Reply