Lifestyle

Ingin Cepat Kaya? Anak Milenial Harus Mulai Berubah!

Siapa yang tidak ingin muda dan kaya raya? Semua anak muda akan angkat tangan, tapi bagaimana caranya. Jika orang tua akan mengatakan harus kerja keras untuk jadi kaya raja, anak milenial zaman now punya cara agar cepat kaya di usia muda, tanpa harus bekerja keras namun kerja cerdas. Pasalnya ada banyak cara menghasilkan uang, lebih banyak dengan cepat.

Tidak perlu menunggu warisan atau menemukan harta karun, ini bukan lagi hal rasional di zaman modern saat itu. Harus lebih kreatif dan berpikiran out the box, inilah yang diperlukan sekarang. Bukan lagi pemikiran kolot dan terkotak, dimana senior berada di atas junior. Hal tersebut tidak akan memberikan kepuasan untuk anak muda.

Bagaimana caranya agar cepat kaya? Coba lihat lagi pengaturan keuangan dan kebiasaan yang berkaitan dengan uang, anak muda di zaman milenial mengadopsi gaya hidup modern dengan pengeluaran lebih besar dari jumlah pendapatan. Tentu ini tidak sehat jika dilakukan terus menerus, apa yang harus dilakukan, coba lakukan perubahan ini.

5 Kebiasaan Menghambat Cepat Kaya di Usia Muda

penghambat anak milenial jadi cepat kaya

Sumber : technologytherapy.com

  1. Say No to Utang

    Masalah utama anak milenial kenapa susah cepat kaya di usia muda, mudah tergoda dengan utang. Ada banyak sekali penyedia keuangan yang memberikan kemudahan pembayaran, mulai dari pembayaran biaya bulanan, uang tunai segar hingga pembelian barang elektronik. Sebaiknya tanamkan dalam diri, tidak akan mengambil utang hanya untuk kepuasan pribadi.

    Pasalnya utang pada pihak ketiga akan memberikan kerugian, pertama pendapatkan berkurang, harus membayarkan lebih besar dari nominal, jangka yang ditetapkan semakin panjang maka semakin banyak bunganya. Anak muda yang cerdas, lebih baik hidup pas-pasan terlebih dahulu, membuat pengaturan keuangan terbaik dan merubah gaya hidup. Jangan mengikuti gaya hidup dengan gaji pas-pasan.

  2. Malas Berinvestasi

    Sekarang memang memegang pendapatan besar, namun apakah ini bisa bertahan hingga 20 tahun ke depan. Dimana persaingan semakin ketat, anak muda semakin kreatif dengan inovasi baru. Ada baiknya untuk melipat gandakan uang sekarang, lakukan investasi. Ada banyak sekali jenis investasi, baik dari perbankan maupun swasta.

    Idealnya anak milenial harus menginvestasikan minimal setengah pendapatan, sehingga memiliki masa tua yang baik-baik saja dan tidak perlu bekerja. Kenapa tidak mencoba investasi jangka panjang yang terbukti aman, seperti reksadana, aset tak bergerak misalkan tanah hingga membeli emas. Jika ingin yang lebih menantang, bisa membeli saham yang mengalami pergerakan setiap harinya.

  3. Gaya Hidup Modern = Pengeluaran > Pemasukan

    Ini hal biasa yang menjadi kebiasaan anak milenial, dimana gaya hidup modern membutuhkan penghasilan besar, sehingga membuat pemasukan tidak sesuai dengan pengeluaran. Semakin parah lagi, kini pengajuan pinjaman atau kredit dipermudah, bahkan bisa membuat pengajuan secara online hanya dalam hitungan menit saja.

    gaya hidup anak milenial

    Sumber : americanpressinstitute.org

    Kebiasaan ini akan menyulitkan jadi cepat kaya, namun cepat menumpuk utang. Semua orang tahu, jika pekerja awal hanya bisa mendapatkan penghasilan kecil, sehingga harus bisa hidup hemat. Tapi apa jadinya jika anak milenial menerapkan gaya hidup modern dengan gaji pas-pasan, ini akan menimbulkan masalah finansial yang tidak ada habisnya.

  4. Gunakan Passion Sebagai Pekerjaan

    Anak muda sering kali bosan dengan apa yang dikerjakan, akibatnya tidak akan berkembang di kantor. Kenapa tidak mendobrak pemahaman orang tua, coba kerja bersadarkan passion. Buktinya, kini banyak anak milenial tanpa kerja kantoran namun mendapatkan pendapatan serupa, hal ini yang tidak diketahui orang tua.

    Baca juga : Gaji Belum Layak Di Awal Bekerja, Ini Cara Menghindari Stres!

    Ada banyak pekerja tidak nyata yang hanya berada di balik layar, inilah lifestyle yang diinginkan anak muda. Dimana tidak perlu bekerja keras, melainkan kerja cerdas. Jangan sampai terjebak dalam satu pekerjaan menyebalkan dan membuat diri tidak bisa berkembang, bekerja akan jadi aktivitas setiap harinya, sehingga harus senang dan bahagia dalam menjalaninya.

  5. Targetkan Menabung Bulanan

    Menabung hal yang sulit dilakukan kaum milenial, bagaimana tidak jika godaan gadget terbaru dan gaya hidup modern semakin mendera. Bahkan dikatakan tidak gaul bahkan jadul, jika tidak bisa mengikuti itu semua. Ini menjadi tekanan hidup tersendiri, pasalnya tanpa mengikuti itu semua akan dikucilkan dan tidak punya teman.

    Mau hidup lebih baik dan ingin cepat kaya, menabung jadi solusi paling realistis. Usahakan untuk menyisihkan sebagian hingga separuh penghasilan sebagai tabungan bulanan, ini memang tidak memberikan hasil besar, namun apa jadinya jika menumpuk bertahun-tahun. Akan jadi tabungan di hari tua, sehingga melewatkan masa senja dengan lebih tenang dan damai.

Salah jika anak milenial hanya ingin cepat kaya, tapi usahakan untuk mendapatkan kehidupan lebih baik. Kebanyakan kaum milenial melupakan masa depan dan hanya membuat perencanaan jangka pendek saja, padahal saat usia 40 tahun ke atas, sulit mendapatkan penghasilan seperti sekarang. Apa yang akan dilakukan? Segera lakukan langkah pencegahan dari sekarang.

Baca Juga:  4 Cara Berteman Dengan Sahabat Laki-Laki Tanpa Rasa Cinta

You Might Also Like...

1 Comment

Leave a Reply