Investasi Bodong
Inspiration

Investasi Bodong! Ini Cara Mengenali Dan Menghindari Penipuan

Investasi bodong bukan hal baru lagi, bahkan korbannya bukan hanya satu dua orang saja, namun hingga ribuan. Sehingga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah memberikan peringatan keras pada semua masyarakat, jangan pernah tergiur dengan usaha atau investasi yang bisa memberikan hasil besar dalam waktu singkat.

Pasalnya kini sudah banyak ditemukan investasi illegal yang sangat merugikan, baik secara langsung maupun digital. Dimana kini pengguna internet banking yang menjadi korbannya, hanya dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi. Hal ini tidak banyak disadari namun uang Anda akan terus tersedot di dalamnya, memang awalnya kecil namun terus menerus.

Cara hindari investasi bodong

Maka dari itu Martha Samosir, selaku Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK memberikan imbauan pada semua masyarakat, untuk mengenali apa itu investasi, sehingga tidak mudah tergiur dan masuk perangkap investasi bodong.

Dimana masih ada banyak jenis investasi aman, uang bisa berkembang dan bisa memberikan jaminan masa depan. Namun sekali lagi, ini semua bukan cara instan, hal ini tentu tidak membuat banyak orang tergiur. Misalkan seperti investasi emas, harganya belum tentu akan melonjak tinggi dalam waktu satu hari atau satu bulan saja.

Maka dari itu, OJK mengimbau pada semua masyarakat untuk lebih jeli dan melek dengan investasi legal. Karena memang masih banyak investasi yang bisa memberikan jaminan masa tua lebih baik, maka dari itu Anda sebaiknya mengenal seperti apa investasi bodong dan trik untuk menghindarinya, karena sudah jelas, semua investasi tentu mengenal risiko.

7 Ciri Khusus Untuk Mengenali dan Menghindari Investasi Bodong

  1. High Rate of Return

    Inilah yang menjadi daya tarik utama, semua orang diajak investasi dengan iming-iming akan mendapatkan uang kembali lebih besar, bahkan hingga 200 persen dalam waktu singkat saja. Ini tentu tidak mungkin terjadi, sektor apapun tidak bisa memberikan keuntungan seperti ini. Lebih aman jika Anda ditawarkan investasi yang memberikan hasil bertahap, memang awalnya kecil namun setelah berkembang bisa memberikan hasil lebih besar.

    Baca juga : Hidup Sendirian dan Menyewa Rumah? Terapkan 7 Kebiasaan Baik Agar Uang Bulanan Terkendali

  2. Jaminan Tanpa Risiko

    Hal yang selalu menjadi pertimbangan kenapa ikut dalam investasi bodong, tidak ada jaminan yang diberikan. Biasanya investasi langsung berupa uang dan jumlahnya tidak terlalu besar, berkisar ratusan ribu hingga jutaan rupiah saja. Nominal yang bisa dimiliki kelas menengah ke bawah bukan, namun tidak bisa memberikan hasil yang diinginkan.

  3. Menggunakan Nama Pejabat Atau Pemuka Agama

    Trik yang paling mudah menarik simpati masyarakat adalah dengan menggunakan tokoh yang sudah terkenal atau muncul di televisi, misalkan seperti pejabat pemerintahan, pemuka agama hingga artis. Berkedok menggunakan investasi atas nama orang tersebut, sehingga disalah gunakan dan Anda akan menuntut tokoh tersebut untuk bertanggung jawab, padahal tidak ada bukti mendasar.

  4. Penarikan Dana Cepat dan Mudah

    Masyarakat golongan menengah ke bawah tentu tidak suka dengan birokrasi yang berbelit belit, seperti yang diterapkan di perbankan. Padahal ini sangat merugikan pada Anda sendiri, kebanyakan investasi bodong akan memberikan iming-iming dana bisa diambil kapan saja secara langsung. Tanpa harus melakukan perantara bank dan tidak mengenal administrasi.

  5. Buy Back Guarantee

    Anda tidak mudah tertipu dengan janji pengembalian semua dana investasi, jika memang tidak memberikan hasil. Investasi gagal sudah jelas akan memberikan kerugian, bagaimana Anda mengembalikan semua uang Anda. Dimana akhirnya penyelenggara akan kabur dan tidak jelas lagi kabarnya.

  6. Ada Aset Besar Untuk Investasi

    Beberapa orang kalangan menegah tentu tidak mudah percaya dengan investasi bodong, namun bagaimana jika investasi ini menyasar pada jaminan aset, misalkan memberikan surat segel kepemilikan rumah. Apakah bisa menjamin jika ini benar rumahnya, sedangkan surat segel ini diberikan pada semua orang yang menanamkan investasi.

  7. Selalu Menarik Orang Baru dan Janji Bonus Besar

    Setelah Anda menanamkan investasi, pihak investment kemudian menawarkan untuk mencari kembali orang baru dan menjanjikan bonus besar pada Anda. Ini tentu sangat menarik, pasalnya orang di sekitar Anda juga butuh uang dan ingin memperbaiki hidup. Namun pada kenyataannya, semua terjebak dalam investasi bodong.

Hal yang paling mudah terlihat sekarang ini adalah investasi bodong berkedok arisan, awalnya memang berjalan lancar dan pemenang pertama biasanya pihak bandar karena hasilnya sedikit. Namun setelah pencairan selanjutnya, akan sulit dilakukan dan berujung pergi tanpa ada kabarnya. Sudah jelas ini menyalahi aturan, namun hukum tidak bisa mengembalikan uang semua korbannya.

You Might Also Like...

1 Comment

Leave a Reply