Lifestyle

Latte Factor Dapat Sebabnya Bangkrut, Mulai Atasi Dari Sekarang!

Latte factor jadi bagian dalam hidup masyarakat modern, ini sebenarnya hal kecil namun berhasil di upgrade menjadi besar. Kebanyakan hanya untuk mengikuti gaya hidup, bahkan untuk sekadar bergaya. Padahal Anda tidak membutuhkan hal tersebut, bahkan tidak bisa menjadi diri sendiri. Tanpa adanya faktor latte tersebut, Anda tetap bisa hidup nyaman.

Hal ini merujuk pada jumlah pendapatan seseorang, semakin tinggi jumlah pendapatan maka akan semakin meningkat jumlah pengeluaran. Sehingga bisa di bilang setiap gajian hanya numpang lewat, ini penyakit baru yang disepelekan banyak orang, padahal dapat memicu kebangkrutan dan di akhir tua tanpa adanya pegangan.

Mengenal Latte Factor

Jika Anda lihat sekarang ini, banyak anak muda tidak segan membuat kartu kredit, bergaya dengan gadget terbaru bahkan membuka kredit untuk motor dan mobil. Inilah latte factor yang terjadi sekarang ini, padahal tanpa kartu kredit tetap bisa membeli barang yang dibutuhkan. Memang jumlahnya terbatas, karena hanya bisa dipenuhi sesuai jumlah pendapatan bulanan.

latte factor

Sumber : entrackr.com

Fenomena ini memang banyak menimpa anak muda yang baru mendapatkan sumber penghasilan, dimana tidak memikirkan berapa pendapatan hanya ingin mendapatkan apa yang diinginkan saja. Sehingga defisit setiap bulan selalu terjadi, namun berhasil ditutupi dengan tambahan utang atau pinjaman dari beberapa pihak.

Jika ini terjadi sekali dua kali memang tidak masalah, namun bagaimana jika terjadi berulang kali sehingga menjadi sebuah kebiasaan. Kapan Anda akan menyudahi drama tersebut dan menjalani hidup yang lebih tenang dan nyaman. Lebih baik mulai realistis dengan bergaya sesuai kemampuan, bukan Anda sesuaikan dengan keinginan.

Latte Factor Berbahaya

Besar pasak dari pada tiang, inilah yang terjadi setiap bulannya. Bahkan gaji hanya numpang lewat merupakan dampak latte faktor. Ini terjadi karena pengelolaan keuangan tidak tepat, terlalu banyak terjadi kebocoran sehingga tidak bisa mengendalikan pengeluaran sesuai batasan. Sebenarnya banyak latte yang bisa dihentikan dan Anda harus bisa mengendalikan sendiri.

Misalkan latte kecil yang terjadi, kebiasaan minum kopi. Anda menyeduh kopi hitam instan dengan kopi dari coffe shop akan memberikan efek sama bukan, adrenalin semakin terpacu dan sulit memejamkan mata. Namun lihat valuenya, menyeduh kopi di rumah hanya membutuhkan beberapa rupiah saja, sedangkan membeli satu cangkir di coffeshop membutuhkan puluhan hingga ratusan tibu rupiah, apakah sebanding?.

pemicu latte factor

Sumber : pixabay.com

Ini kembali pada setiap individu, apakah akan membiarkan latte factor menang atau mengembalikan sesuai kebutuhan. Awalnya Anda hanya menyeduhkan kopi di rumah bukan, kenapa kini harus pindah ke coffe shop. Ini tentu bisa di atasi bukan.

Baca juga : 7 Pencapain Hidup Utama Sebelum Masuk Umur 35 Tahun

Contoh lain lagi terjadi pada wanita, fashion tentu jadi yang utama bukan. Tetapi apakah Anda akan terlihat jelek jika tidak menggunakan busana tanpa merk atau menggunakan pakaian dari pasar saja. Memang boleh sesekali menggunakan pakaian dari desainer, namun ingat lagi jika model pakaian tersebut tidak bisa digunakan setiap harinya.

Cara Menghentikan Latte Factor

Munculnya latte factor sebenarnya datang dari diri sendiri, jika Anda memang tidak ingin mendapatkan masalah soal keuangan, apalagi di akhir bulan. Ada baiknya menghilangkan kebiasaan latte tersebut, kembali pada kebiasaan semula, sehingga tidak akan membuat keuangan terganggu. Toh ini semua juga tidak akan memengaruhi hidup, Anda bisa tetap nyaman dengan kebiasaan lama.

kartu kredit sumber latte factor

Sumber : zerointerest-creditcard.com

Selain itu, untuk mengatasi kebiasaan latte, sebaiknya persiapan apa yang Anda butuhkan. Untuk menghilangkan kebiasaan minum kopi di coffe shop, kenapa tidak menyiapkan kopi di pantry dan menyeduhnya saat butuh. Bisa juga membawa bekal makanan sendiri, sehingga tidak membuat kebiasaan jajan di luar saat jam makan siang.

Memang cukup sulit untuk menghilangkan latte factor pada diri sendiri, lebih mudah memperingatkan orang lain. Karena Anda harus bisa melawan diri sendiri, tidak ada salahnya memaksa diri sendiri. Apalagi jika latte tersebut sudah berlebihan dan membahayakan diri sendiri, Anda tidak ingin selamanya menanggung utang bukan.

You Might Also Like...

1 Comment

Leave a Reply