Lifestyle

Segera Berubah Saat Merasa Salah Pilih Karir di Usia 20an

Sering kali kesal setelah pulang kerja, bosan di tempat kerja hingga tidak punya semangat kerja. Ini bisa jadi indikasi salah pilih karir, hal tersebut terjadi pada anak milenial usia 20an. Dimana sering kali bekerja di posisi yang tidak sesuai dengan ilmu yang dikuasai, sehingga tidak bisa mendapatkan kepuasan dalam bekerja dan memberikan rasa lelah tak berkesudahan.

Apakah salah bekerja di tempat yang tidak sesuai dengan bidang ilmu yang dikuasai? Ini sudah hal wajar dan banyak dialami banyak orang, asalkan bisa beradaptasi dengan baik, kenapa tidak mengambil kesempatan yang ada. Ingat, tidak semua orang bisa mendapatkan posisi kamu sekarang ini, cobalah untuk melihat kebelakang sulitnya mendapatkan pekerjaan sekarang ini.

Tapi jika sudah merasa tidak nyaman, selalu lelah dan tidak pernah merasa puas dengan apa yang dilakukan sekarang. Bisa jadi mengalami fase salah pilih karir, apa yang harus dilakukan? Coba lihat lagi tandanya, sehingga bisa melakukan langkah apa yang harus diambil selanjutnya. Kebanyakan orang hanya mengeluh, tanpa tahu apa yang memberikan solusinya.

5 Tanda Salah Pilih Karir di Usia 20an

pertanda salah pilih karir

Sumber : bestlifeonline.com

  1. Malas Bangun Pagi

    Ini memang hal yang tidak disukai semua orang, baik anak-anak hingga orang dewasa. Namun jika mendapatkan kesenangan dan kebahagiaan di hari esok, pasti akan lebih bersemangat. Sayangnya, apa yang dilakukan tidak menyenangkan, sehingga malas untuk bangun pagi dan enggan meninggalkan tempat tidur.

    Coba berikan semangat pada diri sendiri, ingat lagi apa yang dikerjakan memang diinginkan bahkan sangat dibutuhkan. Tapi bagaimana akan bersemangat, jika sudah merasa stuk dan tidak nyaman dengan aktivitas selama ini. Cobalah cari hal baru yang lebih menyenangkan dan hidup, sehingga tanpa alarm maka akan bangun pagi dengan senyuman.

  2. Karir Jalan di Tempat

    Belum pernah mendapatkan promosi kenaikan jabatan sejak awal bekerja? Ini pasti ada hal yang salah, meskipun bekerja di sektor swasta, namun tentu akan memberikan kontribusinya. Lihat lagi apa yang membuat karir jalan di tempat, bisa jadi ini tanda jika salah pilih karir bahkan posisi bekerja. Sehingga tidak bisa menghasilkan kemajuan apapun.

    Coba rubah cara kerja agar lebih produktif dan efektif, jangan hanya menunggu perintah namun miliki inisiatif. Ada baiknya dalam bekerja ini memberikan kontribusi dan perubahan, sehingga apa yang dilakukan memberikan dampak untuk orang lain. Jika memang tidak mendapatkan itu semua, tanya lagi pada diri sendiri apa yang dimiliki dan bisa dikembangkan.

  3. Mulai Tidak Peduli Lingkungan

    Saat merasa tidak mendapatkan perkembangan apapun, kamu akan jadi lebih apatis. Terlalu cuek dengan apa yang terjadi di sekitar dan tidak mengindahkan saran kritik dari orang lain, padahal ini bersifat membangun, karena bukan hanya memberikan saran kritik namun saran sebuah solusi jitu agar jadi lebih baik.

    Tanda Salah Pilih Karir

    Sumber : emm-a-man.com

    Puncaknya mendapatkan teguran dari atasan dengan kinerja yang tidak mengalami peningkatan, bahkan tidak bisa mencapai target yang ditentukan. Hati-hati jika bekerja di sektor swasta, pasalnya tidak akan ada promosi jabatan jika tidak mendapatkan target atau melebihinya, bahkan bisa mendapatkan sanksi tegas dengan penurunan jabatan atau surat peringatan (SP).

  4. Cemburu Melihat Keberhasilan Orang Lain

    Apakah merasa iri dengan keberhasilan orang lain? Merasa sebal dan mengunjingkan apa yang didapatkan teman lain? Sibuk mencari kesalahan orang lain untuk menjatuhkannya? Jika ini semua sudah dilakukan, maka jelas cemburu melihat keberhasilan orang lain. Sehingga sudah pasti salah pilih karir, jika masih di usia 20an, ada kesempatan untuk mengubahnya.

    Baca juga : 5 Cara Positif Menghadapi Kegalauan Hidup Untuk Resolusi 2019

    Ada baiknya turut senang saat melihat orang lain mendapatkan mimpinya dan menjadikan ini sebagai lecutan semangat, mereka bisa kenapa kita tidak bisa. Selain itu, jangan merasa senang melihat penderitaan orang lain. Ini sama saja mengeraskan hati, sehingga tidak punya rasa iba bahkan ingin menolong orang lain.

  5. Hidup Tidak Nyaman dan Tenang

    Keberhasilan seseorang memang di lihat dari apa yang sudah diraihnya, jangan mengaku sukses jika belum bisa meningkatkan kualitas hidup. Seperti mengikuti pola hidup modern, punya mobil, smartphone terbaru hingga bisa membeli semua yang diinginkan. Tapi ini semua belum tentu memberikan ketenangan dan hidup lebih nyaman.

    Kemudahan mendapatkan barang berharga dengan cara mencicil, tidak akan membuat hidup sejahtera. Pasalnya ini akan memberikan rasa khawatir, di kejar-kejar utang dan tidak bisa menikmati hidup. Untuk apa punya semua ini, jika hanya ingin mendapatkan kata ‘wow’ dari orang lain saja. Anak milenial sebaiknya tidak main-main dengan utang kecil yang memberikan kerugian besar.

Ada baiknya jika sudah merasa tidak nyaman dengan pekerjaan atau apa yang dilakukan sekarang ini, mulai berubah. Ini indikasi salah pilih karir, apalagi jika masih muda di usia 20an, waktunya untuk melakukan hal menyenangkan yang membahagiakan. Jangan sampai menutup diri dan mementingkan kebahagiaan orang lain, padahal tidak tahu apa arti bahagia dan merasakannya sendiri.

Baca Juga:  5 Cara Move On Terbaik Tanpa Mengasihani Diri Sendiri

You Might Also Like...

1 Comment

Leave a Reply