5 Hal Rumit yang Hanya Bisa Dipahami si Wanita Sulung dalam Keluarga
Inspiration

5 Hal Rumit yang Hanya Bisa Dipahami si Wanita Sulung dalam Keluarga

Seseorang yang menjadi sulung dalam keluarga biasanya punya cerita tersendiri. Mungkin terkesan enak ketika menjadi yang paling tua, padahal banyak juga duka yang dipendam sendiri. Apalagi kalau si sulung tersebut adalah seorang wanita, pasti cukup banyak “drama” yang dirasakan.

Jika kamu juga merupakan wanita sulung dalam keluarga, hal-hal berikut ini pasti sudah tidak asing lagi kamu alami. Semoga semua perasaanmu bisa terwakili di sini ya!

Harus Menjadi Panutan

Harus Menjadi Panutan

sumber: Pexels

Entah itu laki-laki maupun wanita, setiap sulung dalam keluarga hampir dipastikan punya beban menjadi panutan. Apa pun yang dilakukan si sulung harus selalu benar agar bisa menjadi contoh bagi adik-adiknya. Tidak heran nih, banyak sekali sulung yang tumbuh menjadi orang perfeksionis.

Peran untuk menjadi panutan lama-lama bisa menjadi beban berat tersendiri loh. Apalagi jika tindakan baiknya ternyata tidak bisa diikuti oleh adik-adik lainnya. Biasanya muncul rasa bersalah karena belum bisa menjadi sosok baik yang diinginkan orang tua.

Beban Menjaga Adik sejak Kecil

Beban Menjaga Adik sejak Kecil

sumber: Pexels

Selain harus menjadi contoh, maka si sulung dalam keluarga punya tugas berat lain. Tidak lain adalah menjaga para adiknya, bahkan sejak kecil. Tanggung jawab besar ini terkadang juga harus tetap dilakukan meski dia dan adik-adiknya sudah sama-sama dewasa loh.

Baca Juga:  3 Jenis Investasi Sekaligus Dana Darurat Untuk Anak Muda Ketahui!

Tidak banyak orang tua yang paham kalau menjaga adik bukanlah tanggung jawab utama anak pertama. Bagaimana pun juga, orang tua tetap berperan paling besar dalam setiap pertumbuhan sang anak.

Dicap Galak dan Egois oleh Adik

Dicap Galak dan Egois oleh Adik

sumber: Pexels

Wanita yang menjadi anak pertama di keluarga kerap dilabeli sebagai kakak yang galak dan egois. Cap ini muncul karena sifat si sulung yang terkesan selalu lebih tegas daripada saudara-saudaranya. Bukannya menjadi teman, ada kalanya si sulung justru menjadi “musuh” bagi adiknya.

Padahal, wanita sulung yang terkesan galak ini justru punya pemikiran paling logis dan praktis. Dia cenderung tidak suka larut dalam masalah atau kesedihan lama-lama. Jadi, wajar ya kalau si sulung tampah sangat galak dari luar, tapi hatinya sebenarnya lembut.

Punya Tanggung Jawab Besar dalam Keluarga

Punya Tanggung Jawab Besar dalam Keluarga

sumber: Pexels

Entah kenapa, wanita sulung dalam keluarga terkesan diberi tanggung jawab lebih banyak oleh orang tua. Bahkan, ada kalanya si sulung ikut diajak diskusi pada masalah yang sebenarnya hanya dimiliki orang tua. Mau tidak mau, si sulung tumbuh dengan pikiran yang jauh lebih dewasa dari usianya.

Tanggung jawab inilah yang terkadang membuat anak pertama merasa memiliki beban berat. Di saatnya adik-adiknya bisa tertawa dan bersenang-senang, dia justru memikirkan masalah yang bukan menjadi kapasitasnya.

Baca Juga:  Mulai Rubah 4 Pola Pikir Ini Untuk Jadi Kaya Raya

Jarang Dipahami Anggota Keluarga Lain

Jarang Dipahami Anggota Keluarga Lain

sumber: Pexels

Terakhir, ada kalanya menjadi anak pertama membuat wanita jarang dipahami keluarga sendiri. Dia bisa menjadi sosok yang begitu terbuka bagi orang lain. Namun, dia sangat tertutup pada anggota keluarga sendiri.

Jadi, jangan heran kalau beberapa anak sulung memilih mencari kesenangan di luar rumah. Dia bahagia ketika tidak perlu punya banyak beban soal keluarga. Agak miris juga ya ketika keluarga sendiri menjadi yang paling asing buat si sulung.

Apakah beberapa perasaanmu sebagai anak sulung terwakili lewat ulasan tadi? Apa pun peranmu di keluarga, tetap jalani dengan ketulusan ya. Entah sulung, tengah, atau bungsu; semua punya porsi masalah tersendiri kok.

You Might Also Like...

No Comments

    Leave a Reply